RISOL
- 1 bks kulit lumpia
- 1 bks bihun jagung
- secukupnya Minyak goreng
- 1 ons kol
- 1 bks kaldu bubuk
- 1/2 sdt garam
- 1 sdm terigu + 2 sdm air (pasta tepung)
- Bumbu halus
- Langkah 1
Rendam bihun sampe lembut.. Tiriskan... Cuci kol dan bawang... Lalu iris2 kol dan haluskan bumbu
- Langkah 2
Panaskan minyak tumis bumbu sampe harum dan matang beri sedikit air.. Maaukan kol msak sampe layu lalu masukan bihun, garam dan kaldu bubuk masak sampe sat..dinginkan
- 2 butir bawang putih
- 2 butir bawang merah
- 10 butir lada putih
- Langkah 3
Buka kulit lumpia sampe terpisah smua...sisihkan. Campur terigu dan air sampai menjadi pasta/adonan basah
- Langkah 4
Ambil 1 lembar klt lumpia beri 1 sdm bihun lipat amplop kemudian gulung pada ujung klt lumpia beri sedikit pasta tepung untuk perekat..lakukan sampe smua bahan habis
- Langkah 5
Panaskan minyak.. Lalu goreng risol sampe kekuningan... Angkat tiriskan risol dg tisue gorengan..
Risol adalah salah satu makanan khas Indonesia yang terbuat dari kulit lumpia yang diisi dengan berbagai macam bahan, seperti sayuran, daging, keju, atau cokelat. Risol biasanya digoreng hingga berwarna kuning kecoklatan dan renyah, kemudian disajikan dengan saus sambal atau saus tomat. Risol sangat populer di Indonesia dan bisa ditemukan di berbagai tempat, mulai dari warung kaki lima hingga restoran mewah. Namun, tahukah Anda mengapa makanan ini disebut risol? Apa asal-usul dan sejarahnya? Mari kita simak penjelasannya di bawah ini.
Asal-usul Nama Risol
Nama risol berasal dari kata rissole, yang dalam bahasa Prancis berarti kue daging. Rissole adalah makanan yang terbuat dari daging cincang yang dibentuk menjadi bulat pipih, lalu dilapisi dengan tepung roti atau adonan dan digoreng. Rissole merupakan makanan yang populer di beberapa negara Eropa, seperti Prancis, Portugal, Spanyol, dan Inggris. Rissole juga dikenal di beberapa negara lain dengan nama yang berbeda, seperti croquette di Belanda dan Jepang, kroket di Indonesia, empanada di Amerika Latin, dan samosa di India.
Sejarah Risol di Indonesia
Risol masuk ke Indonesia melalui pengaruh budaya kolonial Belanda pada abad ke-19. Pada saat itu, Belanda membawa berbagai makanan khas mereka ke Indonesia, termasuk rissole. Rissole Belanda biasanya berisi daging sapi atau ayam yang dicampur dengan bumbu-bumbu seperti peterseli, bawang putih, dan pala. Kulitnya terbuat dari adonan tepung terigu yang tipis dan lembut. Rissole Belanda sering disajikan sebagai hidangan pembuka atau camilan.

Komentar
Posting Komentar